pH meter sulit dikalibrasi atau pembacaannya tidak stabil: penyebab dan langkah aman
Slope buruk, respons lambat, atau angka melayang biasanya berasal dari buffer, elektroda, atau cara memakainya. Pemeriksaan bertahap yang dapat dilakukan sendiri dengan aman.
Diterbitkan
Waktu baca
2 menit
Hampir semua masalah pada pH meter ada di elektrodanya atau larutan yang dipakai untuk mengkalibrasinya. Meter sendiri jarang rusak. Karena itu pemeriksaan sebaiknya dimulai dari yang paling mudah dan murah.
Gejala pada pH meter, penyebab yang umum, dan tindakan
Gejala
Kemungkinan penyebab dan tindakan
Kalibrasi gagal atau slope terlalu rendah
Buffer sudah tua atau tercemar, atau elektroda menua. Ganti dengan buffer baru dari botol yang belum dibuka lama, lalu ulangi.
Pembacaan sangat lambat
Elektroda kering atau kotor, atau sambungan referensi tersumbat. Rendam dalam larutan penyimpanan lebih lama dan bersihkan sesuai jenis kotoran.
Pembacaan melayang terus
Gelembung udara di ujung bulb, larutan sangat encer atau tanpa kekuatan ion, atau sambungan kabel lembap. Ketuk perlahan, tunggu, dan periksa konektor.
Nilai berbeda jauh dari yang diharapkan
Kalibrasi memakai buffer yang keliru, suhu sampel dan buffer berbeda, atau elektroda rusak. Kalibrasi ulang dan bandingkan dengan buffer ketiga.
Lonjakan angka saat disentuh atau digerakkan
Kabel atau konektor longgar. Periksa dan pasang ulang dengan benar.
Langkah pemeriksaan yang aman
1
Periksa buffer
Gunakan buffer baru dan belum kedaluwarsa. Tuang ke wadah bersih, jangan celupkan elektroda langsung ke botol persediaan.
2
Periksa elektroda secara visual
Lihat apakah bulb kaca retak, berlapis kotoran, atau sambungan referensi tampak menyumbat. Pada elektroda berisi cairan, periksa apakah larutan pengisi masih cukup dan lubang isi terbuka saat pemakaian.
3
Rendam elektroda
Rendam dalam larutan penyimpanan yang dianjurkan pabrik, misalnya beberapa jam atau semalam, agar lapisan kaca kembali terhidrasi.
4
Bersihkan sesuai jenis kotoran
Gunakan larutan pembersih yang dianjurkan pabrik. Kotoran protein, lemak, atau endapan mineral memerlukan pembersih yang berbeda. Bilas dengan aquades setelahnya.
5
Kalibrasi ulang
Ulangi dengan dua atau tiga buffer baru dan periksa slope.
6
Uji dengan elektroda lain
Bila tersedia elektroda cadangan yang diketahui baik, coba bandingkan. Jika hasilnya membaik, elektroda pertama yang bermasalah.
Catatan. Panduan ini bersifat umum. Prosedur, batas pemakaian, dan interval perawatan dapat berbeda antar merek dan model, jadi utamakan manual pabrikan dan SOP laboratorium Anda. Bila ragu, tanyakan kepada kami atau teknisi resmi alat tersebut.
TopikpH meterTroubleshootingElektrodaKalibrasi
Bagikan
Ada yang ingin didiskusikan?
Sampaikan kebutuhan laboratorium Anda, tim kami akan membantu menyiapkan pilihannya.
Hasil pH hanya sebaik kalibrasinya. Langkah kalibrasi dua atau tiga titik, cara mengukur sampel dengan benar, dan mengapa elektroda tidak boleh disimpan dalam aquades.
Elektroda sama pentingnya dengan meternya. Pilih tipe pH meter, jenis elektroda, dan fitur kalibrasi berdasarkan sampel yang Anda ukur dan tempat Anda mengukurnya.
pH meter sebenarnya mengukur tegangan kecil yang dihasilkan elektroda, lalu menerjemahkannya menjadi angka pH. Memahami prinsip ini membantu menjelaskan kenapa kalibrasi dan suhu begitu penting.