Hasil pengukuran tidak stabil atau berbeda jauh: urutan pemeriksaan sebelum menyalahkan alat
Sebelum alat dikirim servis, periksa dulu sampel, cara kerja, lingkungan, dan standar. Urutan pemeriksaan yang praktis untuk pengukuran yang tidak stabil atau menyimpang jauh.
Diterbitkan
Waktu baca
2 menit
Ketika hasil pengukuran aneh, kecurigaan pertama biasanya jatuh pada alat. Kenyataannya, alat yang sehat dapat menghasilkan angka buruk karena sampel, reagen, lingkungan, atau cara kerja. Memeriksa dengan urutan yang tepat menghemat waktu dan sering membuktikan bahwa alatnya baik-baik saja.
Mulai dari dua pertanyaan
Apakah hasilnya menyimpang secara konsisten ke satu arah (selalu terlalu tinggi atau terlalu rendah)? Ini biasanya masalah sistematik: kalibrasi, blanko, atau reagen.
Apakah hasilnya melompat-lompat tanpa pola pada sampel yang sama? Ini biasanya masalah acak: getaran, gelembung, teknik, lingkungan, atau elektroda dan komponen yang aus.
Urutan pemeriksaan
1
Ukur sesuatu yang nilainya diketahui
Ukur larutan standar, anak timbang, atau sampel kontrol yang nilainya jelas. Bila hasilnya benar, masalah kemungkinan ada pada sampel atau cara kerja, bukan alat.
2
Ulangi pengukuran dengan sampel yang sama
Ambil tiga sampai lima pembacaan. Lihat sebarannya. Bandingkan dengan kemampuan ulang yang tercantum pada spesifikasi alat.
3
Periksa kalibrasi terakhir
Kapan alat terakhir dikalibrasi atau diverifikasi, dan hasilnya bagaimana? Bila sudah lewat jadwal, mulai dari sana.
4
Periksa aksesori
Kuvet, elektroda, tip, sensor, dan wadah sering menjadi sumber masalah. Ganti dengan yang baru atau yang diketahui baik, lalu bandingkan.
5
Periksa reagen dan standar
Tanggal kedaluwarsa, cara penyimpanan, dan apakah dipakai dari botol yang tercemar.
6
Periksa lingkungan
Getaran, aliran udara, suhu, kelembapan, dan sumber listrik. Perubahan yang baru-baru ini terjadi, seperti pindah meja atau pemasangan alat baru di dekatnya, sering menjadi petunjuk.
7
Coba operator lain atau alat lain
Bila orang lain mendapatkan hasil berbeda dengan sampel yang sama, teknik atau prosedur perlu dilihat. Bila alat lain memberi hasil sama, alat pertama kemungkinan bermasalah.
Petunjuk cepat berdasarkan gejala
Gejala umum, kemungkinan penyebab, dan tindakan aman
Gejala
Kemungkinan penyebab dan tindakan
Angka melayang perlahan ke satu arah
Sampel atau alat belum mencapai suhu ruang, sampel menguap atau menyerap uap air, atau alat belum hangat. Beri waktu dan pastikan wadah tertutup.
Angka melompat-lompat
Getaran, aliran udara, gelembung, sambungan longgar, atau elektroda yang kotor. Periksa lingkungan dan aksesori.
Selalu terlalu tinggi atau terlalu rendah
Kalibrasi keliru, blanko tidak sesuai, atau standar salah. Ulangi kalibrasi dengan larutan baru.
Hasil berbeda antar operator
Teknik berbeda. Samakan prosedur dan lakukan pelatihan singkat.
Hasil tiba-tiba berubah setelah lama stabil
Ada yang berubah: reagen baru, aksesori diganti, alat dipindah, atau komponen aus. Telusuri perubahan terakhir.
Catatan. Panduan ini bersifat umum. Prosedur, batas pemakaian, dan interval perawatan dapat berbeda antar merek dan model, jadi utamakan manual pabrikan dan SOP laboratorium Anda. Bila ragu, tanyakan kepada kami atau teknisi resmi alat tersebut.
TopikTroubleshootingHasil pengukuranKontrol mutu
Bagikan
Ada yang ingin didiskusikan?
Sampaikan kebutuhan laboratorium Anda, tim kami akan membantu menyiapkan pilihannya.
Volume kurang, tetesan di ujung tip, atau hasil replikat yang berbeda-beda biasanya berasal dari tip, teknik, atau jenis cairan. Cara menguji sederhana dan kapan pipet perlu diservis.
Timbangan yang angkanya melayang jarang rusak. Penyebab paling umum adalah aliran udara, getaran, sampel yang belum sesuai suhu, atau listrik statis. Pemeriksaan bertahap yang aman.
Slope buruk, respons lambat, atau angka melayang biasanya berasal dari buffer, elektroda, atau cara memakainya. Pemeriksaan bertahap yang dapat dilakukan sendiri dengan aman.