Kapan alat laboratorium perlu dikalibrasi atau diperiksa, dan apa bedanya kalibrasi dengan verifikasi
Kalibrasi, verifikasi, dan pemeriksaan antara sering dicampuradukkan. Pahami perbedaannya, kapan masing-masing diperlukan, dan bagaimana menyusun jadwal yang masuk akal.
Diterbitkan
Waktu baca
2 menit
Hampir semua orang di laboratorium pernah mendengar “alatnya perlu dikalibrasi”, tetapi tidak semuanya jelas apa yang dimaksud, siapa yang melakukannya, dan seberapa sering. Akibatnya alat bisa dikalibrasi terlalu jarang, atau justru terlalu sering tanpa manfaat. Berikut pembedaan istilahnya.
Kalibrasi, verifikasi, dan pemeriksaan antara
Perbedaan istilah yang sering tertukar
Istilah
Artinya
Kalibrasi
Membandingkan pembacaan alat dengan standar acuan yang diketahui nilainya, lalu mencatat selisihnya beserta ketidakpastiannya. Hasilnya berupa sertifikat kalibrasi.
Penyetelan (adjustment)
Mengubah alat agar pembacaannya mendekati standar. Berbeda dari kalibrasi, meskipun sering dikerjakan bersamaan.
Verifikasi
Memastikan alat memenuhi persyaratan tertentu, misalnya dengan memeriksa apakah selisih pembacaan masih dalam batas yang ditetapkan.
Pemeriksaan antara (intermediate check)
Pemeriksaan singkat oleh pemakai di sela kalibrasi, misalnya menimbang anak timbang di awal hari. Menjaga keyakinan terhadap alat di antara dua kalibrasi.
Kualifikasi
Rangkaian pembuktian bahwa alat terpasang dan bekerja sesuai tujuan, lazim di industri farmasi dan pekerjaan yang diatur ketat.
Kapan alat perlu diperiksa atau dikalibrasi
Saat baru dibeli dan dipasang. Minta sertifikat kalibrasi pabrik dan lakukan pemeriksaan awal di lokasi.
Secara berkala. Interval ditetapkan berdasarkan jenis alat, seberapa sering dipakai, seberapa kritis hasilnya, dan riwayat kestabilannya. Interval awal 12 bulan lazim dipakai, lalu disesuaikan dari catatan.
Setelah dipindahkan, terutama untuk timbangan, mikroskop, dan alat berpendingin.
Setelah perbaikan atau penggantian komponen penting.
Setelah alat terjatuh, terkena cairan, atau mengalami lonjakan listrik.
Ketika hasil kontrol mutu menyimpang atau muncul pembacaan yang meragukan.
Siapa yang mengkalibrasi
Untuk hasil yang harus dapat ditelusuri, pilih laboratorium kalibrasi yang terakreditasi. Di Indonesia, akreditasi diberikan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) berdasarkan SNI ISO/IEC 17025. Sertifikat dari laboratorium terakreditasi menyebutkan ketertelusuran ke standar nasional atau internasional, serta ketidakpastian pengukuran. Untuk pemeriksaan harian, laboratorium sendiri dapat melakukannya dengan anak timbang, larutan standar, atau termometer acuan yang telah dikalibrasi.
Contoh acuan interval untuk beberapa alat
Contoh pemeriksaan dan kalibrasi alat umum (indikatif)
Alat
Pemeriksaan yang lazim
Timbangan analitik
Pemeriksaan dengan anak timbang tiap hari pakai, kalibrasi eksternal kira-kira setahun sekali.
Micropipette
Kalibrasi tiap 6 sampai 12 bulan, pemeriksaan singkat di antaranya.
pH meter
Kalibrasi dengan buffer tiap hari pakai; elektroda diganti bila performa turun.
Incubator, water bath, oven
Verifikasi suhu dengan termometer terkalibrasi secara berkala, kalibrasi termometer sekitar tiap tahun.
Autoklaf
Pemantauan tiap siklus, uji biologis berkala, dan kalibrasi sensor tekanan dan suhu menurut jadwal.
Centrifuge
Pemeriksaan kecepatan dan pewaktu secara berkala, misalnya dengan tachometer terkalibrasi.
Spektrofotometer
Pemeriksaan panjang gelombang dan fotometrik dengan filter atau larutan acuan secara berkala.
Catatan. Panduan ini bersifat umum. Prosedur, batas pemakaian, dan interval perawatan dapat berbeda antar merek dan model, jadi utamakan manual pabrikan dan SOP laboratorium Anda. Bila ragu, tanyakan kepada kami atau teknisi resmi alat tersebut.
TopikKalibrasiVerifikasiPerawatanAkreditasi
Bagikan
Ada yang ingin didiskusikan?
Sampaikan kebutuhan laboratorium Anda, tim kami akan membantu menyiapkan pilihannya.
Micropipette yang terawat memberi volume yang konsisten bertahun-tahun. Kebiasaan harian, cara memeriksa kebocoran sendiri, dan kapan pipet perlu dikalibrasi atau diservis.
Bagi laboratorium pengujian dan kalibrasi, peralatan bukan hanya soal membeli alat. Gambaran tentang persyaratan peralatan dalam SNI ISO/IEC 17025 dan langkah praktis menyiapkannya.